Bersholawat Yuk!

by - June 27, 2020



Bismillahirrahmanirrahim..

Cinta untuk beliau (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) tetap selalu ada di hati ummatnya yang beriman. Ada yang dalam diamnya.. rela meluangkan waktu bersholawat untuknya. Ada yang bahkan meneteskan air mata ketika nama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terucap. Kisah cinta yang bisa saja membuat heran para pembacanya, tetapi  aku lebih memilih cemburu, bagaimana bisa mencintai seseorang yang belum ditemui bahkan sampai meneteskan air mata—ingin berjumpa dengannya? Bukankah menarik kisah cinta ini?

Sudah seharusnya teman, kita cemburu dengan orang-orang yang selalu mengagungkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dalam kesehariannya, mereka tak pernah melewatkan hari tanpa bersholawat. Ada beberapa dari mereka yang mungkin sampai tidak tahu berapa jumlah sholawat yang terucap dalam satu harinya. Masya Allaah, aku banyak belajar dari orang-orang yang bersemangat sholawat akhir-akhir ini.

Kisah cinta yang sebenarnya bukan sembarang kisah, karena sejatinya yang dicintai oleh mereka—Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, juga merindu untuk bertemu dengan mereka.

Sebagaimana tertulis dalam kitab ar-Risalah oleh Imam al Qusyairi. Dia mengutip riwayat dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda “Kapan aku akan bertemu para kekasihku?” Para sahabat bertanya “Bukankah kami adalah para kekasihmu?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Kalian memang sahabatku, para kekasihku adalah mereka yang tak pernah melihatku, tetapi mereka percaya kepadaku. Dan kerinduanku kepada mereka lebih besar”

Tulisan yang aku buat kali  ini, sebenarnya terinpirasi dari adanya grup WhatsApp yang sudah dua hari ini aku gabung di dalamnya. Sebagai langkah pertama, para anggota grupnya dilatih untuk membiasakan membaca Shalawat, Istighfar, Tasbih setiap harinya minimal 100 kali. Masya Allaah, sebenarnya pembiasaan ini juga telah digaungkan oleh Ustadz Yusuf Mansur.

Ada beberapa pertanyaan tentang sholawat yang udah lama aku simpan, tetapi belum pernah aku tanyakan ke siapa pun, rasanya takut saja lancang menanyakannya. Terus aku jadi berpikir lagi, “apa aku juga udah berusaha mencari jawabannya sendiri?” Nah dari bermonolog dengan diri sendiri itulah akhirnya aku berusaha untuk mencari jawabannya. Mencoba untuk mencari jawabannya dimulai dari mencari di buku, bacaan di tumblr, dan di youtube. Alhamdulillah, satu pertanyaan yang mengganjal di hati sudah mulai bisa aku temukan jawabannya di grup tersebut yaitu keutamaan membaca shalawat. Aku akan membahas pertanyaan yang utama di akhir tulisan, jadi dimohon tetap membaca ya.

Kita mulai dari pengertian shalawat..
Secara bahasa shalawat merupakan bentuk jamak dasi shola yang memiliki arti yaitu do’a. Menurut istilah, sholawat adalah bentuk do’a dan pujian untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai ibadah kepada Allaah. Allaah menjelaskan pada firmanNya :

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِيِّۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيۡهِ وَسَلِّمُواْ تَسۡلِيمًا ٥٦

56. Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya

Ibnu Katsir menyebutkan dalam tafsirnya ketika menafsirkan ayat ini, bahwa Imam Al Bukhori meriwayatkan, Abu ‘Aliyah berkata bahwa Shalawat Allah adalah pujiannya kepada Nabi di sisi Malaikat, sedangkan sholawat para malaikat adalah do’a”. 

Ustadz Syafiq Riza dalam ceramahnya menjelaskan bahwa shalawat bukan berarti diucapkan sebagai do’a untuk memohon ampunan untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun lebih tepat diartikan sebagai permohonan do’a dari malaikat  agar Allaah memuji Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Membaca shalawat untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam hukumnya adalah wajib secara jumlah, merujuk pada ayat 56 dari surah Al Ahzab diatas. Terdapat kata shallu yang artinya bershalawatlah. Kata shallu adalah fi’il amar atau fiil yang menunjukkan arti perintah, Allah menggunakan kata ini sebagai bentuk perintah yang diwajibkan kepada muslim untuk bersholawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Tidak serta merta memerintahkan kepada kita saja, Allah juga menerangkan akan memberikan balasan bagi muslim yang selalu membiasakan bersholawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Keutamaan bersholawat sungguh melimpah banyaknya nih teman, sayang kan kalau kita sia-siakan hidup ini tanpa bersholawat. Masya Allah… Allah Maha Baik telah kasih perintah yang sebenarnya menguntungkan juga untuk kita. 

Berikut keutamaan sholawat yang aku temukan beberapa waktu lalu di tumblr, hadist-hadist ini sebenarnya didapat dari “Afdlolu al-Shalawaat ‘alaa Sayyidi al-Saadaat” karangan Asyaikh Yusuf bin Isma’il al-Nabhaani dan tukilan dari kitab “Durrotu al-Naashihiin” karangan Syaikh ‘Utsman bin Hasan bin Ahmad al-Syaakir al-Khaubawi.

1. Shalawat membawa rahmat dari Allah dan melindungi kita dari berbagai keburukan.
  • ·      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali”.
  • ·      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :“Siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah memberikan shalawat kepadanya 10x, dan siapa bershalawat kepadaku 10x, maka Allah berikan shalawat kepadanya 100x, dan siapa yang bershalawat kepadaku 100x, maka Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari kemunafikan dan kebebasan dari api neraka dan Allah akan menempatkannya dihari kiamat beserta para syuhada, Maka perbanyaklah shalawat kepadaku ketika disebutkan namaku, karena akan menjadi kafarat dari keburukan-keburukanmu”.
  • ·       Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :Siapa bershalawat 10 kali kepadaku di waktu pagi dan 10 kali di waktu petang, maka Alllah akan menyelamatkannya dari goncangan besar yang mengejutkan kelak di hari kiamat, dan ia di himpun berikut para Nabi dan Shiddiqin yang telah diberi ni’mat oleh Allah Swt”.
  • ·      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Siapa yang bershalawat kepadaku satu kali dari ummatku dengan hati yang tulus, maka Allah bershalawat kepadanya 10 shalawat, mengangkat 10 derajat, di tuliskan padanya 10 kebaikan dan di hapuskan 10 keburukan”.

2. Shalawat membawa kita dikenal oleh para malaikat
  • ·    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :Sejumlah malaikat datang kepadaku, yakni Jibril, Israfil, ‘Izra’il dan Mika’il As. Lalu Jibril berkata; “Ya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam siapa yang bershalawat kepadamu 10 kali, maka akulah yang bertindak dengan tangannya dan aku lintaskan di atas shirat”. Dan Mika’il berkata;” Akulah yang memberikan minum dari telagamu”. Israfil berkata;”Aku bersujud kepada Allah, tidak akan mengangkat kepala hingga Allah mengampuni dosanya”. Izra’il berkata;”Aku cabut ruhnya seperti mencabut ruh-ruh para Nabi As”.
  • ·   Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :Jibril datang kepadaku dan berkata;” Ya Muhammad tiada seorang yang bershalawat atasmu, kecuali 70.000 Malaikat bershalawat kepadanya, dan siapa di shalawati Malaikat sekian banyak ini adalah tergolong orang ahli sorga”.
  • ·        Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :“Jibril baru saja keluar dari tempatku tadi, ia khabarkan kepadaku dari Tuhan ‘Azza wa Jalla, Dia berfirman; “Siapa dari orang islam yang bershalawat kepadamu satu kali, maka Aku dan para malaikatKu bershalawat atasnya 10 kali”. Oleh sebab itu bershalawatlah kepadaku sebanyaknya pada hari jum’at sebagai penghormatan atasku”.
  • ·     Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :“Ketika orang mu’min bershalawat atasku, maka malakal maut menggegamnya dengan izin Allah, ia menyampaikannya ke makamku, katanya;”Ya Muhammad, bahwasannya si anu bin anu umatmu telah bershalawat atasmu”. Maka akupun berkata “Katakanlah kepadanya, dariku sepuluh shalawat dan sampaikan pula padanya syafaatnya wajib bagimu”. Kemudian Malakal Maut itu naik ke Arasy, ia berkata:” Ya Tuhan, bahwasannya si anu bin anu telah bershalawat atas kekasihMu(Nabi Muhammad) satu kali”. Lalu di jawab “Sampaikanlah padanya dari-Ku sepuluh shalawat. Kemudian setiap huruf shalawat di jadikan malaikat 360 kepala, setiap kepala 360 wajah, setiap wajah 360 mulut, setiap mulut360 lidah yang semuanya berbicara memuji kepada Allah Swt. Dengan menggunakan 360 macam bahasa, yang pahala semua itu di peruntukan orang mu’min yang bershalawat atas Nabi Saw. Hingga hari kiamat”





3. Shalawat memudahkan do’a kita diijabah oleh Allaah
  • ·    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Siapa yang bershalawat setiap hari 100x kepadaku, maka Allah akan kabulkan 100 hajatnya, seringan-ringannya hajat adalah di bebaskannya dari api neraka”.
  • ·       Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tiadak do’a kecuali terdapat hijab diantaranya dengan diantara langit, hingga bershalawat atas Nabi Saw, maka apabila di bacakan shalawat Nabi, terbukalah hijab dan di terimalah do’a tersebut, namun jika tidak demikian, kembalilah do’a itu kepada pemohonnya’.
  • ·      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Do’a dan shalat bergantungan di antara langit dan bumi, tidak sampai kepada Allah Swt, sehingga di bacakan shalawat atas Nabi Saw”.

4. Shalawat dapat memudahkan urusan kita dan melindungi kita dari kelemahan
  • ·       Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Siapa yang bershalawat kepadaku 500x setiap hari, maka dia tidak akan fakir sepanjang hidupnya, maksudnya tidak memerlukan bantuan orang lain selamanya”.
  • ·         Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Siapa yang merasa sulit hajatnya, hendaklah memperbanyak shalawat kepadaku, karena dengan bershalawat akan menghilangkan kegelisahan, kesedihan hati, kesusahan, memperbanyak rizki dan di penuhi segala hajat (kebutuhan)”.
  • ·       Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Siapa yang merasa sulit segala sesuatunya, hendaklah memperbanyak shalawat kepadakukarena dengan bershalawat akan melepaskan semua belenggu(ikatan) dan menghilangkan kesusahan”.

5. Shalawat dapat mengangkat derajat manusia
  • ·       Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :“Sungguh, manusia yang paling utama di sisiku kelak di hari kiyamat, yaitu mereka yang paling banyak bershalawat kepadaku.”
  • ·         Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Seutama-utamanya manusia denganku pada hari kiamat adalah mereka yang lebih banyak bershalawat kepadaku”.
  • ·         Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Tiga (perkara) yang akan mendapat naungan ‘Arasy Allah pada hari kiamat, di hari yang tiadak naungan kecuali naungan-Nya”. Di katakana kepadanya; “Siapa Ya Rasulallah?..”, Beliau bersabda;”Orang yang memberikan jalan keluar dari kesusahan ummatku, Yang menghidupkan sunnahku dan Yang memperbanyak bershalawat kepadaku”


Masya Allah, semoga sebagai orang muslim, kita bisa selalu tersemangati untuk bersholawat ya setiap harinya. Aamiin..😄

Kemudian, aku juga menemukan jawaban dari pertanyaan utamaku. Jadi dibuat terharu lagi nih sama Allaah, aku menemukan ringkasan catatan di tumblr yang didalam tulisannya sudah bisa menjawab semua pertanyaanku terkait sholawat.

Barangkali ada diantara kalian yang juga pernah menanyakan hal yang sama sepertiku..

“Mengapa ya Allaah menyuruh kita bersholawat? Terlepas dari keutamaan sholawat yang telah kita ketahui diatas, sebenarnya..apa sih yang menjadi alasan Allaah menyuruh kita untuk bersholawat? Sementara Allaah dan para malaikatNya sudah bersholawat untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, padahal beliau sudah dijamin terbebas dari dosa—sudah menjadi makhluk Allaah yang istimewa, telah dipilih untuk menyampaikan Al-Qur’an. 
Masya Allaah pertanyaan ini yang membuat aku takut menanyakan langsung ke orang lain, Alhamdulillah Allaah beri jawaban dari pertanyaan ini dengan cara lain..

Dari tulisan yang aku dapat, ada alasan yang benar-benar bisa aku terima..

Al-Imam Fakhru al-Roozi membantu menjawabnya, ” Shalawat kepada Nabi itu bukan karena beliau membutuhkannya, bahkan shalawat para malaikat pun tidak beliau butuhkan setelah ada shalawat dari Allah kepadanya. Namun semua itu demi menunjukkan kebesaran dan ke agungan Nabi Saw., sebagaimana Allah mewajibkan kita berdzikir menyebut Nama-Nya, padahal pasti Dia tidak membutuhkan semua itu. Senada dengan Al-Imam Fakhru al-Roozi, Ibnu Qoyyim lalu menambahkan, ” Jika Allah dan para malaikat-Nya saja bershalawat kepada Nabi, kalian juga harus bershalawat kepadanya. Kalian lebih berhak memanjatkan shalawat dan salam kepadanya, karena kalian telah mendapatkan berkah risalah yang diembannya dan telah diberi kabar gembira oleh makhluk yang paling mulia di dunia dan di akhirat ini. Dengan kata lain shalawat kita juga merupakan bentuk syukur atas segala jasa Nabi yang telah menuntun kita ke jalan kebenaran serta menyebut-nyebut keistimewaan dan jasa beliau untuk dijadikan panutan dalam kehidupan.

Masya Allah..so, teman-teman jadikan sholawat itu sebagai bentuk syukur kita telah menjadi ummat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ya!

Di akhir tulisan ini, aku ingin memberikan rekomendasi beberapa video tausiyah dan kumpulan sholawat yang telah aku kumpulkan di playlist ‘Sholawat” akun youtube aku, semoga bisa bermanfaat!


Sumber inspirasi :
Tafsir Ibnu Katsir (terjemahan) Pentahqiq DR. Abdullah bin Muhammad bin Abdurrahman bin Ishaq Alu Syaikh

Ilustrasi foto alam 1 oleh Chama dari Pexels
Ilustrasi foto alam 2 oleh Donald Tong dari Pexels


©Yogyakarta, 27 Juni 2020






You May Also Like

2 $type={blogger}

  1. Masyaa Allah, Alhamdulillah senangnyaa dapet pencerahan perihal sholawat. Tadi pas di akhir bacaan hampir niat mau komen minta referensi sholawat-sholawat yang utama apa aja, gataunya udh disisipin linknya. Makasih ya mba, aku izin share ini di twitter🙏🏻

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah terimakasih sudah membaca dan mampir ke blog saya, mba awl😊 iyaa mba bisa di kepoin lewat link yg sudah sy kasih..silahkan mba untuk di share, dengan senang hati sy membolehkan😊 semoga jadi ladang pahala juga buat mba awl😊🙏 aamiin

    ReplyDelete


Terimakasih sudah membaca, mohon beri komentar yang bijak dan sesuai dengan topik yang dibahas