Pergi Bersama Kedamaian

by - June 12, 2022

 Pelik terasa mendalam ketika jarum jam berputar lalu berhenti pada sebuah titik takdir

“Andai” menjadi kata yang tersisa di kelu bibir ini

Andai saja waktu dapat berbicara, mengisyaratkan sebuah perpisahan, pastilah raga tak pernah terlewat untuk membersamai langkahnya.

Andai saja kala itu, diri ini mengerti untuk mengalah, membiarkan semua kebahagiaan untuk mu saja

Dinginnya malam tak pernah bisa menggambarkan betapa dingin raga ini diselimuti oleh harapan

Tipis, hampir pada sebuah keputusasaan



Tak ingin berlari tuk mencari sebuah jawaban

Biarkanlah diri ini berteman pada harapan

Yang semakin mendekatkan diri pada kerinduan

Aku berharap bisa memelukmu erat kembali

Menunggu pesanmu, menguatkanku bahwa “aku akan baik-baik saja tanpamu”

Nyatanya pesan itu tak tersampaikan

Semakin tenggelam pada memori masa lalu

Ya.. Betapa aku kehilangan senyummu



Karya tulis ini juga menjadi sebuah perenungan bagi diri, setelah mendengar kabar duka yang juga diperdengarkan sampai pelosok negeri ini.  Turut berduka yang mendalam untuk seorang pemimpin diseberang sana yang terlihat tegar dan tak jarang membuat warganya ceria. Do'a yang terbaik untuk keluarga Bapak. 

Perasaan sedih yang bisa digambarkan dalam tulisan ini, tentu tak tergambarkan dengan persis bagaimana perasaan sedih orang tua yang kehilangan anaknya. Tak tergambarkan begitu besar kasih sayang orang tua kepada anaknya sampai waktu mengantarkan anaknya pada Dzat Pemilik Raganya. Perasaan sedih yang mendalam tentu dirasakan oleh siapapun yang kehilangan orang tersayangnya di dunia. Pilihan untuk pergi atau ditinggal orang tersayang, tak seorangpun tahu akan seperti apa kelak. Yang kita tahu, kehilangan adalah sebuah keniscayaan bagi tiap diri seorang manusia. Begitu pun diri ini juga sedang belajar, untuk menghargai waktu untuk membersamai orang-orang tersayang. Semoga menjadi pengingat kita bersama, bahwa dunia ini hanyalah sementara.



Foto oleh Sebastian Voortman

You May Also Like

0 $type={blogger}


Terimakasih sudah membaca, mohon beri komentar yang bijak dan sesuai dengan topik yang dibahas